SISINDIRAN PAPARIKAN PIWURUK
SISINDIRAN PAPARIKAN PIWURUK
Assalamualaikum wr wb
Terimakasih sudah berkunjung ke halaman blog ini.
Selamat datang di bahasasunda.id. Perkenalkan blog ini berisi materi-materi pelajaran bahasa Sunda yang dikemas dalam media audio-visual untuk memberikan kesan belajar yang menyenangkan, mudah dipahami, dan memberikan banyak informasi baru kepada pengunjung.
Tidak hanya blog saja, bahasasunda.id pun memiliki youtube channel, yang berisi video-video edukasi mengenai pembelajaran bahasa Sunda. Kalian bisa kunjungi youtube channel dengan klik link di bawah ini.
www.youtube.com/c/bahasasundaidGemanakarnale
Jika ada pertanyaan seputar SISINDIRAN PAPARIKAN PIWURUK yang kurang dipahami, kalian bisa memberikan komentar, silahkan jangan ragu untuk mengisi kolom komentar di bawah.
Semoga dengan adanya blog ini bisa memberikan manfaat bagi kalian semua.
Selamat belajar SISINDIRAN PAPARIKAN PIWURUK.
SISINDIRAN PAPARIKAN PIWURUK
Paparikan :
Ka kulah nyiar kapiting
Ngocok lobak bobodasna
Ulah sok liar tipeuting
Osok loba gogodana
Melak suplir makè huut,
dibawa ka Cicalèngka,
Ari nyupir ulah ngebut,
kumaha lamun cilaka?
Kacapanon dina jukut,
geus ruksak rèk diomèan.
Ku naon abdi bet ngebut,
apan keur ngudag setoran
Batu ali ti Cimindi,
Ngajul gedang makè gantar,
Bupati tulungan abdi,
Ngiring dagang di trotoar.
Ti Cililin ka Sumedang,
surat kabar na karanjang,
Lain Bapa nyarèk dagang,
trotoar mah keur nu leumpang.
Daun jarak dibeungkeutan
Dibawa ka jalan gedé
Anu harak ngadeukeutan
Hayangeun dibawa hade
Ngawuluku ngawalajar
kudu dibaladah heula
dina waktu rék diajar
hayu ngadaro’a heula
Ulah loba dahar peuteuy
ngala awi ngan sabuku
barudak ulah hareureuy
sok geura baruka buku
Meuli roti ka Lodaya
Balikna téh kaburitan
kamari abdi sadaya
dialajar guguritan
Ka leuweung néwak titiran
dijualna ngan sarébu
budak pinter sisindiran
éta pasti murid ibu…
Ka toko rék mésér kendi
salah jalan kalah muter
ibu ulah muji Andi
abdi gé da sami pinter.
Titiran eunteup ngajajar
bangkuang palid ka sisi
sisindiran opat jajar
aya cangkang aya eusi.
Haur Geulis Indramayu
Mésér ayakan jeung nyiru
Nunur geulis sareng ayu
Tah dangukeun Ibu Guru
ulah ngala cocongoan
Bisi ruksak tangkal manggu
Ulah waka bogohan
Bisi sakola kaganggu
Anténeu piring nu badag
Sing garetol ka sakola
Mesin ketik maké layar
Dialajar ambéh pinter
Bagaimana??? Penjelasan mengenai materi di atas dapat dipahami dengan baik??? jika masih belum paham, kalian bisa memberikan pertanyaan dengan mengisi komentar di bawah atau bisa juga mengunjungi postingan mengenai SISINDIRAN PAPARIKAN PIWURUK lainnya atau langsung cari saja keyword materi yang kalian cari di bawah ini:
LINK KUMPULAN MATERI SISINDIRAN SUNDA LENGKAP
https://bahasasunda.id/category/materi-pembelajaran/materi-sisindiran-sunda/
LINK 15+ KUMPULAN CONTOH SISINDIRAN SUNDA LENGKAP
https://bahasasunda.id/category/sisindiran/
LINK 50+ KUMPULAN SOAL ARTIKEL SUNDA LENGKAP
https://bahasasunda.id/category/kumpulan-soal-basa-sunda/
Jika blog ini bisa memberikan banyak manfaat, jangan lupa untuk dukung blog ini dengan cara like, comment, dan share ke teman-teman kalian.
Jangan lupa untuk bergabung dalam group belajar bahasa Sunda husus siswa se-Jabar, dengan klik link di bawah ini:
WHATSAPP
TELEGRAM
LINE
FACEBOOK
INSTAGRAM
YOUTUBE
Mari kita sama-sama bangun blog ini supaya bisa lebih berkembang lagi dan memberikan banyak ilmu yang bermanfaat bagi kalian semua.
Terimakasih.
GOOGLE TRANSLATE
Perhatian! materi ini diterjemahkan oleh mesin penterjemah google translate tanpa adanya post editting, sehingga ketepatan dalam terjemahan masih buruk dan perlu dikembangkan lagi.
Tujuan dari fitur terjemahan ini untuk pengunjunga yang kesulitan memahami materi dan tidak sama sekali mengerti bahasa Sunda atau teman-teman pelajar dari luar Jawa Barat yang sedang belajar bahasa Sunda, fitur terjemahan ini bisa digunakan namun tidak 100% akurat, akan tetapi garis besarnya bisa diambil, daripada tidak mengerti samasekali.
Kedepanya mudah-mudahan admin punya waktu sehingga bisa mengoptimalkan fitur terjemahannya sendiri, dengan begitu pengunjung bisa mempelajari materi dalam bahasa Indonesia.
MATERI SISINDIRAN
A. SISINDIRAN
Sisindiran adalah karya sastra berbentuk puitis (ugeran) yang ditulis secara kreatif, terdiri dari cangkang dan konten, dan dilingkupi oleh pada (ayat) dan padalusan (baris). Setiap padalisan biasanya terdiri dari delapan suku kata (suku kata). Tujuannya adalah untuk menyampaikan isi hati, pikiran, atau niat kepada orang lain sambil tidak mengalihkannya. Diharapkan isi pembicaraan akan ditafsirkan tidak menimbulkan kecemasan atau sakit hati.
B. MACAM-MACAM SISINDIRAN
Insinuasi dikelompokkan menjadi tiga jenis yaitu perumpamaan, perumpamaan, perumpamaan. ketiga sindiran ini tentu saja berbeda bentuk dan masing-masing memiliki karakteristik sendiri
- PAPARIKAN
paparikan adalah sindiran yang terdiri dari dua cangkang dan dua isinya. paparikan berasal dari kata ‘parik’, artinya parek atau dekat. yaitu, bunyi kata-kata dalam pengisian shell dekat dengan suara atau kata-kata dalam pengisian konten.
Sebagai contoh:
sawah ngemplang ditanduran (padalisan 1)
ka huma ngala jarami (padalisan 2)
ulah renggang duduluran (padalisan 3)
dasarna silaturahmi (padalisan 4)
Tuduhan pertama dan kedua disebut kerang, tuduhan ketiga dan keempat disebut isi. - RARAKITAN
Rarakitan berasal dari kata ‘rakit’, alat transportasi dalam air. terbuat dari bambu. Bentuk rakitnya adalah tunggul lebah bawang putih, pada akhirnya saya kadang selalu orang yang cukup. sisindiran rarakitan mah aya kesak ‘papak’ bee ‘puhuna’
contoh
saur saha batik mirah (a)
sok atuh gera artosan (b)
saur saha abdi narah (a)
Sok atuh gera tarosan (b) - WAWANGSALAN
Berbeda dengan bentuk teka-teki atau kumpulan, bentuk refleksi saya pada shell padalisan mengandung teka-teki atau teka-teki. Ari di halaman konten berisi pengembalian. itu wangsal adalah kata atau frasa yang terdengar murwakanti (dekat) dengan isi teka-teki
Sebagai contoh;
kleup menbal maung bandung (kalimah cangkang, tatarucigan)
tos nasib kedah paturay (konten kalimat)



