SAJAK SUNDA & ARTINYA: GRAND PRIX – GODI SUWARNA
SAJAK SUNDA & ARTINYA: GRAND PRIX – GODI SUWARNA
Assalamualaikum wr wb
Siswa-siswi yang Bapak banggakan, terimakasih sudah berkunjung ke halaman blog ini.
Selamat datang di bahasasunda.id. Perkenalkan blog ini berisi rangkuman materi pelajaran bahasa Sunda untuk keperluan pembelajaran daring di Sekolah kita. Dikemas dalam bentuk media audio-visual, agar memberikan kesan belajar yang menyenangkan, mudah dipahami, serta memberikan pengalaman belajar yang baru di abad 21.
Tidak hanya blog saja, bahasasunda.id mempunyai Youtube Channel, berisi video-video dokumentasi, hasil karya siswa-siswi di sekolah kita, dan video edukasi pembelajaran bahasa Sunda yang akan Bapak sampaikan setiap pertemuan di kelas. Supaya tidak ketinggalan kalian bisa kunjungi Youtube Channel dengan cara klik link di bawah ini. www.youtube.com/c/bahasasundaidGemanakarnale
Jika ada pertanyaan seputar SAJAK SUNDA & ARTINYA: GRAND PRIX – GODI SUWARNA yang kurang dipahami, kalian bisa memberikan komentar, silahkan jangan ragu untuk mengisi di kolom komentar atau bisa menghubungi Bapak melalui Whatsapp.
Semoga dengan adanya blog ini bisa membantu pembelajaran daring di sekolah kita supaya lebih efektif dan memberikan banyak manfaat bagi kalian semua.
Selamat belajar SAJAK SUNDA & ARTINYA: GRAND PRIX – GODI SUWARNA.
SAJAK SUNDA & ARTINYA: GRAND PRIX – GODI SUWARNA
Nincak gas sataker kebek mobil sport ngagerung mangprung rék ngudag jorélat waktu dan startna kapandeurian. Ah, tangtu kasusud tapakna, cék haté anjeun harita. Jalan lempeng, jalan nanjak, pungkal-péngkol kénca katuhueun jungkrang. Sakiceup demi sakiceup tihang bulan tihang taun diliwatan. Ti saban-saban simpangan mobil deungeun milu nyemprung di sirkuit pada-pada teu hayang kapandeurian. “I can’t get no satisfaction!” sora kasét gumuruh nyasaak langit, ngendag-ngendag dungus mangsa. Gumuruh manglaksa mobil haseup knalpot ngeput jagat. Anjeun kudu nabrak deungeun tinimbang ditabrak batur. Nu nyakakak, nu jumerit, mecut niat hayang gancang nyiap waktu nu can témbong kelemengna. “Boa sapéngkolan deui!” omong anjeun sabot setir guwargiwar. “Boa di itu péngkolan!” cék nu séjén bari hantem silih sénggol. Dina hiji mangsa: anjog anjeun jeung nu séjén méh bareng ka garis fi nish; persis di jero kuburan tuluy nampa piala tetengger batu!
SAJAK SUNDA & ARTINYA: GRAND PRIX – GODI SUWARNA
Sajak Grand Prix eusina ngeunaan paripolah kahirupan jalma di alam dunya nu ngudag cita-cita jeung rupa kahayang. Éta kahirupan jalma di alam dunya téh diébréhkeun ku panyajak ibarat nu keur balap mobil muru garis finis, nu ahirna mah unggal jalma bakal manggih takdir nu sarua, nya éta maot.
LATIHAN
- Catet heula kecap-kecap dina éta sajak nu teu dipikaharti ku hidep, tuluy paluruh hartina dina kamus!
- Diwangun ku sabaraha padalisan éta sajak?
- Ajén éstétika naon waé nu aya dina éta sajak?
- Nyaritakeun naon éta eusi sajak?
- Naon anu diébréhkeun ku panyajak dina pada kahiji, kadua, katilu, jeung pada kaopat?
SUMBER & REFERENSI
Dirangkum dari beberapa buku:
Sudaryat, Yayat. Spk. 2017. Panggelar Basa Sunda pikeun Murid SMA/SMK/MA/MAK Kelas X. Bandung : Erlangga
Héndrayana, Dian. 2016. Rancagé Diajar Basa Sunda (Pikeun Murid SMA/SMK/MA/MAK Kelas X). Bandung: Pustaka Jaya.
Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. 2015. Pamekar Diajar Basa Sunda: pikeun Murid SMA/SMK/MA/MAK Kelas X. Bandung : Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.
Tentu saja blog ini masih jauh dari kata sempurna, masih banyak kesalahan dan kekurangan, maka dari itu jika diantara kalian mempunyai kritik dan saran yang ingin disampaikan, dipersilahkan untuk mengisi kolom komentar atau menghubungi Bapak. Kedepannya blog ini akan dievaluasi secara berkala sehingga bisa memberikan pelayanan yang terbaik bagi kalian semua siswa-siswi yang bapak sayangi.
Jika ada karya dari penulis yang dimuat di blog ini, dan tidak berkenan untuk dipakai sebagai bahan ajar, silahkan bisa menghubungi Bapak untuk kemudian melakukan tindakan yang diperlukan, jika ada indikasi pelanggaran konten, anatara lain bapak akan melakukan tindakan dengan cara menghapus konten tersebut.
Bagaimana??? Penjelasan mengenai materi di atas dapat dipahami dengan baik??? jika masih belum paham, kalian bisa memberikan pertanyaan dengan mengisi komentar di bawah atau bisa juga mengunjungi postingan mengenai SAJAK SUNDA & ARTINYA: GRAND PRIX – GODI SUWARNA lainnya atau langsung cari saja keyword materi yang kalian cari di bawah ini:
Jangan lupa untuk bergabung dalam group belajar bahasa Sunda husus siswa, dengan klik link di bawah ini:
WHATSAPP
TELEGRAM
FACEBOOK
INSTAGRAM
YOUTUBE
TIKTOK
Jika blog ini bisa memberikan banyak manfaat, berikan dukungan dengan cara like, comment, dan share ke teman-teman kelas kalian. Mari kita sama-sama bangun blog ini supaya bisa lebih berkembang lagi dan memberikan banyak ilmu yang bermanfaat bagi kalian semua.
Terimakasih.
GOOGLE TRANSLATE
Perhatian! materi ini diterjemahkan oleh mesin penterjemah google translate tanpa adanya post editting, sehingga ketepatan dalam terjemahan masih buruk dan perlu dikembangkan lagi.
Tujuan dari fitur terjemahan ini untuk pengunjunga yang kesulitan memahami materi dan tidak sama sekali mengerti bahasa Sunda atau teman-teman pelajar dari luar Jawa Barat yang sedang belajar bahasa Sunda, fitur terjemahan ini bisa digunakan namun tidak 100% akurat, akan tetapi garis besarnya bisa diambil, daripada tidak mengerti samasekali.
Kedepanya mudah-mudahan admin punya waktu sehingga bisa mengoptimalkan fitur terjemahannya sendiri, dengan begitu pengunjung bisa mempelajari materi dalam bahasa Indonesia.
SAJAK SUNDA & ARTINYA: GRAND PRIX – GODI SUWARNA
Grand Prix
(Godi Suwarna)
Menginjak gas sataker penuh raungan mobil sport mangprung ingin kejar waktu jorélat dan start berikutnya. Ah, tentu saja itu berarti jejak kaki, periksa hatimu kalau begitu. Jalan lurus, jalan mendaki, berkelok kiri dan kanan. Hari demi bulan, bulan demi bulan, tahun demi tahun. Dari setiap persimpangan mobil asing yang ikut terjun di sirkuit yang sama tidak mau diganggu. “Saya tidak bisa mendapatkan kepuasan!” suara rekaman gemuruh menembus langit, berlama-lama dalam kabut musim dingin. Guntur menyebabkan knalpot mobil menyapu dunia. Anda harus bertemu orang daripada dipukul oleh orang lain. Penampakan, para jumerit, cambuk niat ingin cepat mempersiapkan waktu namun terkesan membosankan. “Boa berbalik lagi!” Anda katakan saat setir guwargiwar. “Boa di belokan itu!” periksa satu sama lain sambil saling memukul. Dalam satu musim: tiba Anda dan yang lain hampir bersama-sama ke garis akhir; tepat di dalam kuburan maka terima piala penunjuk batu!
Grand Prix adalah tentang perilaku hidup orang-orang di alam yang mengejar cita-cita dan berbagai keinginan. Bahwa kehidupan seseorang di dunia alam dipecahkan oleh penyair itu seperti sebuah mobil yang melaju di garis finis, yang akhirnya tidak setiap orang akan menemukan takdir yang sama, yaitu kematian.
1) Pertama tuliskan kata-kata dalam puisi yang tidak dimengerti oleh orang kulit hitam, kemudian cari artinya di kamus!
2) Terdiri dari berapa padalisan puisi tersebut?
3) Apa nilai estetika puisi tersebut?
4) Ceritakan apa isi puisi itu?
5) Apa yang dikatakan penyair pada ronde pertama, kedua, ketiga, dan keempat?





